in

Kupu – Kupu Punya Telinga di Sayapnya

 

Dahulu ilmuwan mengira bahwa kupu – kupu adalah makhluk yang tuli (tidak bisa mendengar). Hingga pada tahun 1912, berhasil diidentifikasi bahwa ternyata telinga kupu – kupu ada pada sayapnya.

Meskipun demikian, baru pada tahun 1990-an para peneliti berhasil memetakan fisiologis dan anatomi dari telinga kupu – kupu, dan ternyata tiap kupu-kupu memiliki fisiologi dan anatomi telinga yang khas.

Penelitian terbaru adalah pada kupu – kupu Blue Morpho (Morpho Peleides). Kupu ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Kathleen Lucas dari Universitas Bristol Inggris (bersama dengan tim) mengamati telinga kupu-kupu ini yang terletak di pangkal sayapnya. Berupa Tympanal Membrane berbentuk oval yang menggembung di tengahnya, mirip telur ceplok.  

Kathlen beserta timnya memainkan beberapa frekuensi suara dan kemudian menggunakan sinar laser kecil untuk men-scan telinga tersebut. Dari hasil eksperimen didapat bahwa , pada frekuensi 1000 – 5000 Hz hanya bagian luar membran yang bergetar aktif. Lalu pada frekuensi diatas 5000 Hz seluruh membran (bagian luar beserta bagian inti yang menggembung) bergetar aktif.

Kathleen berpendapat bahwa pada frekuensi yang lebih rendah (1000 – 5000 Hz) kupu – kupu mengidentifikasi suara kepakan sayap burung, sehingga kupu – kupu akan terbang menghindar dan menjauh dari sumber suara. Sedangkan pada frekuensi lebih tinggi (diatas 5000 Hz) kupu-kupu mengidentifikasi burung bernyanyi sehingga kupu – kupu menentukan sikap untuk tetap tenang dan sembunyi pada tempatnya berada.

Sumber : LiveScience.com

Mantep To ?

10 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six − five =

INI KNAPASI YA ALLAH NGAKAK

10 Dance Styles of Electronic Music